Jumat, 13 November 2009

khawatir


Jogja hujan! Aroma tanah basah memang tidak sampai tercium dari dalam kantor saya, tapi saya bisa mendengar samar suaranya dan melihat rinainya dari jauh. Sesore ini saya pun masih di kantor. Headset di telinga menyalurkan lagu-lagu ke telinga saya. Sedih.

Semalam saya terjaga beberapa kali dari tidur. Jam 2 dini hari, jam 4, dan entah jam berapa sebelumnya.

Hari ini, saya teramat gelisah. Setelah saya sempat memutuskan untuk berusaha meninggalkannya, dia sudah membuat saya kembali bertahan. Sekarang, sehari kembali terasa seabad. Bukan...saya bukan ingin membuat draft novel picisan...tapi saya benar-benar khawatir....

Tuhan...saya khawatir. Benar-benar khawatir. Mengkhawatirkannya dari jauh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar