Minggu, 08 November 2009

hate to say that I miss him


Semalam, saya tidur sekitar pukul 00.20. Padahal, demam saya masih belum turun juga. Kadang saya memang bebal, tidak peduli sedang demam atau tidak. Demam ini pun rasanya juga karena kesalahan saya sendiri.
Siang-siang setelah terkena panas di jalan-- yang konon pernah mencapai 38,5 derajat celcius!!--, saya sering mampir ke Circle-K atau Indomaret untuk membeli minuman dingin. Lalu di kantor, tempat duduk saya persis terkena terpaan AC. Pulang malam saya jarang memakai jaket tebal. Lalu di kos, saya selalu tak bisa lepas dari air es. Saya rela bangun malam, lalu menuju kulkas kos di ruang tv yang berjarak beberapa meter dari kamar saya saat saya kegerahan dan kehausan. Padahal, galon air mineral juga ada di kamar. Kesalahan terbesar, menghidupkan kipas angin semalam suntuk. Sebelumnya saya jarang sekali membiarkan kipas angin dalam keadaan menyala ketika saya sudah mengantuk, tapi well...Jogja terasa jauh lebih panas dibanding biasanya. It was the big reason.
Saya tidak pulang, dan saya juga tidak beranjak ke Panti Rapih meski ibu sudah menyarankannya. Saya pikir ini hanya demam.

Semalam, meski sudah pernah saya tonton-- bahkan sampai 3 kali--, saya kembali menikmati alur cerita "The Last Samurai" di TransTV. Film box office dengan setting Jepang di masa Restorasi Meiji yang memasang Tom Cruise sebagai tentara Amerika bernama Capt. Nathan Algren itu memang impressed me so much.
And don't know why...meski sudah saya tonton berulangkali, I cried ketika menonton adegan tokoh Taka (wanita Jepang yang suaminya meninggal di tangan Algren) memakaikan baju Samurai di tubuh Algren dengan mata berkaca-kaca dan at that moment...they realized that they have such a deep feeling.... They just have a light kiss, then Taka hug Algren from behind. Sisipan romantisme yang samasekali tidak kacangan. And I do enjoy the whole story yang penuh dengan adegan perang.

Well, it is a hard confession for me to say that I do miss him while I spent the rest of last nite with watching the movie and looking at the sky dari balkon kos. Demam membuat saya enggan pergi-pergi kemarin malam.

Well, nothing I could do at that moment. Nothing. It also really tiring for me.

Am I still special?

Well, I hate to say that I miss him!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar