Jumat, 30 April 2010

their "conversation"


Hey, Boy! Did you know?
I lie awake in my dreamy bed
Thinking of you and those crazy times we’ve had

Sometimes I wonder..
Whether you’re a Jekyll or you’re a Hyde?
Sometimes you are wise and tell no lies

Oh I can’t tell..
‘cause you make me feel so loved and confused
This conversation may never happen....
------
Hey, Girl! Did you know?
I miss you so though it may not show
Thinking of you and those crazy times we’ve had

My dear I have news to tell you
Your silly jokes did brighten me
You cheered me up when I was down....

("This Conversation"-Mocca)

Minggu, 25 April 2010

I Wanna Be With Him....


I try but I can't seem to get myself
To think of anything
But you....
Your breath on my face
Your warm gentle kiss I taste the truth
I taste the truth

We know what I came here for
So I won`t ask for more

I wanna be with you
If only for a night
To be the one whose in your arms
Who holds you tight
I wanna be with you
There`s nothing more to say
There`s nothing else I want more than to feel this way
I wanna be with you....
("I Wanna Be With You", Mandy Moore)

Dini hari tadi dia mengagetkanku dengan sederet sapaan lewat pesan singkatnya. Incredible, seperti yang dia bilang. Beberapa saat sebelum pesan itu masuk ke ponsel saya, jujur, saya sedang memikirkan dia. Tepatnya, tiba-tiba teramat memikirkan dia. Lalu hari ini, di sela-sela waktu, kami juga sempat menghabiskan waktu, meskipun dari jauh. Oh Gosh...saya tak tahu mau saya apa....
Ketika saya merasa sudah teramat jauh dari dia, tiba-tiba dia kembali datang dan menenangkan saya. He even said that he still keeping me deep inside his heart. His deepest heart.

Jumat, 23 April 2010

Away from Him

There were times that I just wanna cry with all the strain
There were moments of uncertainty and pain
But when you are there to help and care, I smile again
But here am I so alone away from you...
Everyday I can only pray for your warm, lovin' arms
To take me away from all the emptiness, despair
Why do I have to be away from you...?
("Away from You", Christian Bautista)
saya piket malam ini, and u know what...I miss him suddenly

Selasa, 20 April 2010

Only by keeping him inside me



I felt his warm hand today. Only by shaking his hand for a minute and staring at his eyes, I feel so warm inside. Like I've found my sunshine after the rainfall.

"She looks so charming today," kata dia. Tanpa sadar, saya tersenyum membaca pesan singkatnya itu. Saya senang, tapi saya sungguh ingin tahu apa memang semua benar-benar belum berubah. Untuk meminta secuil waktu di setiap ujung harinya pun sepertinya sudah sangat sulit bagi saya.

Gosh, I love him with my own way. Without any intention. Only by keeping him inside me.

Kamis, 15 April 2010

wanna believe him


And you can´t fight the tears that ain´t coming, or the moments of truth in your lies.
When everything feels like the movies, and yeah... you bleed just to know you´re alive!!
("Iris", GOO GOO DOLLS)

Lagu ini baru saja membahana di ruang redaksi. Salah satu teman memutarnya cukup kencang. Untung saja tiga televisi di ruang ini sedang tak menyala.

Lirik salah satu lagu Goo Goo Dolls yang menjadi theme song film "City of Angel" ini dalem banget artinya. You bleed just to know you're alive!! Rasa sakit hingga berdarah-darah menurut band itu memang perlu, agar manusia lebih bisa menghargai makna hidup mereka. Gosh...!

Sore ini, sambil menunggu rapat rutin redaksi, saya berbalas pesan singkat yang cukup emosional dengannya. Emosional dalam artian mengiri-iris hati, bukan emosional dalam artian ingin marah. Saya bingung menjelaskannya. Saya hanya sangat merasa ada yang berubah dalam dirinya. Saya hanya merasa a li'l bit ignored. Well, maybe it was so ridicoulous to ask him to always act sweetly to me everytime.... But it's so hard now to believe what he has said to me, that he really wanna stay...if I want him to.....

Gosh, berapa kali lagi saya harus bilang bahwa dia punya posisi tersendiri dalam hati saya?

Selasa, 13 April 2010

Unhappy, and Unhappier Now....


He did feel the same, but however he is afraid that he will make her unhappy, bcz he can't accompany her to go to somewhere freely. That's the point....... Then he found a blog explained that she went to Jkt to meet a special guy. Suddenly he stopped to make contact with her. He didn't want to disturb her.

Tiba-tiba saya pengen nangis. Rasanya susah sekali menjelaskan pada dia. Rasanya sudah lama sekali saya tak saling meluapkan kebingungan seperti ini kepadanya. Memang baru hitungan bulan tapi rasanya sudah sangat lama saya melepaskan diri atau mungkin terlepas dari cerita itu, bersama dia.

Saya jadi bingung mau menulis apa. Sekarang sudah jam tujuh malam lewat lima menit, dan pembicaraan kami terpaksa terputus. Tinggal saya melongo.
Saya masih piket di kantor. Blogging, fesbukan, browsing, sambil menunggu jam sembilan malam dan sesekali mengangkat telepon kantor yang berdering. Tinggal saya sendiri perempuan di ruangan ini.

Gosh, tadi dia bilang, sometimes he felt jealous. Lalu saya balik bertanya ke dia, apa dia bisa membayangkan kalau terkadang saya juga merasakan hal yang sama? Rasanya mungkin akan sangat lebih parah dibanding dengan yang dia rasakan. Berkali-kali saya bilang, he has his own position in my life...meskipun saya mungkin bertemu dengan some other guys in my life....

Hidup saya memang selalu berwarna. Mengharu-biru. Dan seharusnya saya selalu mensyukurinya. Apapun yang saya alami, tentu Allah memiliki tujuan tertentu. Agar saya belajar tentang banyak hal, itu pasti.

Tanpa ingin menyakiti siapapun yang sedang dekat dengan saya ataupun dia, saya ingin jujur bahwa he is one important guy in my life. Karena itulah, saya merasa sangat sedih ketika saya bertemu dan melihat ada perubahan sikap pada dia. Meskipun saya tahu, maybe he was really controlling himself not to act in different way to me.

Sure, I have to say openly. Selain dia, saya-- jujur-- masih memikirkan cinta pertama saya masa SMA yang entah kenapa malah semakin membuat saya bingung. Semuanya menjadi sumir, dan tiba-tiba Allah mengirimkan satu sosok lagi dalam hidup saya. Sosok yang menurut beberapa teman sangat cocok bagi saya. But hey, I even don't think about marriage, yet. Saya membuka diri karena dari awal saya selalu bilang, tergantung seberapa kuat usaha dia untuk menghancurkan benteng pertahanan hati saya.

And abi, I do still need him in my life. Meskipun saya tak tahu sampai kapan.

Kamis, 08 April 2010

Life Keeps on Turning



We've come to the final story
All of it has passed behind me
With my smile and now I'm ready
For my next step again

I know I can't drown forever
I've got a life I have to deal with
I believe that life keeps turning
And I'm here just to wait and sing
Yes, I'm here just to wait and sing....

Loosing you is not the end of the world
But it's, true that is definitely hurts
Loosing you is not the end of the world
But it's, true that is definitely hurts
That is definitely hurts!

When I wake up in the morning
One smile wipes away my yearning
A messages has come arriving
Secret admirer strikes again
And this life keeps on turning....

("Life Keeps on Turning", Mocca)

Seems like he wasn't happy


Seems like he wasn't happy when he met me. Eventhough he also said thanks after I came to him.

Sebenarnya saya tak ingin memikirkannya, tapi entah kenapa rasa aneh itu muncul begitu saja. Keluar dari parkiran itu, rasanya saya ingin menyumpahi diri saya sendiri. Menyumpahi kekonyolan saya yang masih saja bisa merasa kecewa dan tak terperhatikan oleh orang itu. After all those times, dan saya masih saja merasakannya!! Rasanya saya ingin membawa motor saya sekencang mungkin, tapi arus kendaraan yang memadat di jalan membuat saya urung melakukannya.

After he call me baby, sweety, and all those stuffs a few days before...seems like he really ignoring me today. No sweet stuffs anymore..., even in an implicit way. Oh Gosh! Crazy! Silly!! Why do I still keeping this crazy and silly thoughts??!!

Hmm, ada sms masuk. "No, I was in hurry for finishing my works. R u ok? and bla...bla...bla"

Fiuhh...saya masih harus piket sampai jam sembilan malam nanti, dan perut saya sedang sebah dan sakit karena hari pertama menstruasi.

Rabu, 07 April 2010

tomorrow....


And I wanna believe you...
When you tell me that it'll be ok...
Yeah I try to believe you....
("Tomorrow", Avril Lavigne)

Tujuh menit sudah lewat dari pukul setengah enam sore, dan saya masih di kantor. Baru saja rapat, dan sekarang kembali menarikan jemari di atas keyboard komputer. Ada sekotak susu ultra coklat di meja menemani. Demam beberapa hari lalu membuat saya harus terus memberi suplai minuman dan makanan sehat untuk tubuh saya.

Aktivitas hari ini segera selesai, dan masih akan ada hari-hari berikutnya. Besok, lusa, dan hari berikutnya. Besok sudah ada rencana ke Puspar UGM, wawancara peneliti di sana untuk lapsus tentang tour guide. Lalu ada undangan dari Direktur Galangpress untuk pre-launching buku di sana.

I always go with the flow now....


Jumat, 02 April 2010

Tanggal Merah yang Tidak Merah


Hari ini tanggal merah, tapi saya juga tetap ke kantor. Libur wartawan memang lain daripada yang lain. Di kantor, mengetik di bawah AC, dan kedinginan.

Ada yang lucu. Sekitar setengah jam yang lalu, Ahmad Dhani datang ke redaksi. Tak ada yang heboh, kecuali salah satu teman saya yang ingin berfoto bersama musisi arogan itu. Frankly speaking, saya suka beberapa lagu karya dia, but I do hate his behaviour. So arrogant. Bertatapan mata dengan dia tadi pun tak membuat saya bisa menemukan sisi yang menarik dari orang itu.

Hari ini saya lebih banyak menghabiskan waktu tertawa-tertiwi dengan beberapa teman kos sebelum berangkat ke kantor sekitar jam 15.30 tadi.

Kemarin, saya juga menghabiskan waktu nonton Percy Jackson and The Olympians di XXI dengan teman saya. Well, fine, saya ngaku, dia sosok baru yang tiba-tiba muncul itu. But, so far, I do have no intention to him. Belum ada lah... Tapi tak ada salahnya memberi kesempatan bagi dia untuk mencoba mendekati saya. U know, ketika kemarin kami makan di Waroeng Steak setelah menemani dia sholat di masjid kampus UGM, saya iseng nanya kenapa dia mau aja repot-repot bawa oleh-oleh untuk ibu saya ketika dia datang ke rumah untuk kedua kalinya. Then he said, "Itu bagian dari amunisi donk,". Hahaha...dia mengakui secara implisit. Dan memang tidak salah. Let see saja. Seberapa kuat dia menghancurkan benteng pertahanan hati saya.

Well, insyaallah Sabtu sore besok saya mudik lagi.
Sore ini tiba-tiba kangen bicara dengan seseorang....