Senin, 08 Februari 2010

sakit plus kangen

Sakit perut. Baru mulai menstruasi kemarin malam, dan tadi pagi harus berjibaku dengan ratusan kendaraan sepanjang jalan Jateng-DIY. Sekarang jadi sakit perut, padahal biasanya juga tak pernah ada sakit yang berarti tiap tamu bulanan itu datang. Alhamdulillah saja lah..nothing wrong with my health. Sakit perut ini juga tak sebegitu sakitnya. Sakit ini kemungkinan besar dipicu oleh rasa capek. Itu menurut beberapa literatur yang pernah saya baca.

Telepon selular saya yang isinya simcard Simpati saya matikan jelang Maghrib tadi. Malas sekali rasanya, banyak sekali pesan dan telepon masuk hari ini. But..I don't know apa dia masih mengirimi saya pesan lagi. No, saya mematikan hp bukan untuk menghindari dia, tapi orang-orang lainnya (I'm sorry, my man....) Mungkin ada beberapa sms dia yang pending dan baru akan bisa saya baca nanti setelah saya menghidupkan hp.

Siang sampai sore tadi saya memang menghabiskan waktu dengan deretan sms dia. Well, sometimes I don't know how should I'm dealing with my desire. My desire to be with him. Sometimes I couldn't handle that. Tapi ada jarak, waktu, dan kesibukan.

Kemarin, saya di rumah. Ketika dia tiba-tiba menelepon, it was so exciting for me. Buat saya, tahu bahwa dia sehat dan baik-baik saja, itu sudah sangat membahagiakan. Buat saya, tahu bahwa dia masih mengingat saya ketika dia ditimbuni kesibukan, atau saat dia menghabiskan waktu luang yang dia punya, atau bahkan saat dia sedang tidak baik-baik saja...itu juga sangat berarti bagi saya. Berarti karena dia membuat saya merasa memang berarti bagi dia. Meskipun saya juga tidak tahu seberarti apa saya buat dia.

U know...sometimes, saya ingin melarikan diri dari kesibukan manusia yang sangat duniawi ini. Untuk beberapa saat. Lalu terbang jauh bersama orang yang saya cintai, ke tempat dimana tak ada orang yang mengenali siapa kami, darimana asal kami, bahkan nama kami. Menghabiskan waktu bersama, membangunkannya jelang Subuh, membuatkan sarapan sederhana, lalu menyusuri bibir pantai sebelum matahari muncul.... (hahaha...is it ridiculous?).
Jadi inget satu film Richard Gere, lupa namanya. Soal seorang pria dan wanita yang bertemu di sebuah penginapan di tepi pantai. Dua-duanya sedang ada masalah, mereka ingin lari dari masalah, dan bertemu di penginapan itu. Only both of them. Well, cerita film itu memang tak ada korelasinya dengan imajinasi saya. But, that inn...penginapan di tepi pantai di film itu...soooo cozy.

Well...I think I have to learn how to handle my eagerness. Which one is easy to be realized, which one is impossible to realized.

Gosh, I miss him...so much.