sometimes we should say what we think, what we feel, and what we want....
Jumat, 19 Februari 2010
mengerti
Hari ini hujan tiba-tiba mengguyur lagi. Saya pun cukup basah kuyup siang tadi karena diguyur hujan usai liputan, sepanjang jalan menuju ke kantor.
Sudah hampir maghrib dan saya masih di kantor. Saya tak piket malam ini, tapi ada beberapa tugas yang musti saya selesaikan. Apalagi besok saya ingin mudik lagi.
Kemarin, selepas maghrib saya meluncur ke sebuah perguruan tinggi. Rencana spontan untuk makan di Waroeng Steak dengan salah satu teman, dan kami bertemu di ruang humas perguruan tinggi itu. Gedung tinggi itu sudah semakin sepi karena satu per satu mahasiswa-mahasiswa di hall besar itu sudah pergi usai maghrib. Seperempat jam saya di sana, menunggu teman saya menyelesaikan pekerjaannya, lalu kami naik motor masing-masing menuju WS Demangan. Makan sambil ngobrol, girl's talk time.
And I miss him now....don't know why....
Kemarin pagi, saya sempat memberitahu dia bahwa dia kembali masuk ke mimpi saya. Dia membalas dan meminta saya menceritakan mimpi itu. Tapi setelah itu, tak ada kabar. Saya pun mengerti, dia sibuk. Setelah itu, saya sempat mengirim sms lagi, tapi saya tak mendapat balasan. Saya pun tetap berusaha mengerti.
Hari ini, tak ada secuil pun kabar dari dia. Dan saya mengerti, mencoba mengerti.