Senin, 15 Februari 2010

Lega


Akhirnya saya agak bisa bernafas lega. Sepanjang 42 menit 54 detik tadi pagi saya berbicara dengan dia. Telepon tiba-tiba dari dia tadi pagi cukup membuat saya merasa lega. Meskipun banyak hal yang belum dia pahami dari apa yang kami bicarakan tadi. But thanks God he is fine.... And knowing that he still missing me and thinking about me juga membuat pagi saya menjadi terasa lebih indah.


Sebenarnya, Minggu pagi kemarin dia juga menghubungi saya, meski hanya lewat beberapa sms yang terpatah-patah dalam jeda yang sangat panjang. I know, he's so much busy. Tapi selintas senyum saya muncul ketika tiba-tiba sore kemarin dia bilang di salah satu smsnya, "Happy Valentine's day", yang kembali dia ulangi tadi saat menelepon saya.
Well, I don't even think that it was a meaningful day. Tapi saya senang dia ingin mengucapkannya untuk saya. Seperti tahun lalu, Val's day tahun lalu, dia menelepon saya tengah malam dan mengucapkannya juga.

Sesore ini dia tak memberi kabar, semoga dia baik-baik saja. Amin.