Kamis, 20 Agustus 2009

What should I say?


Beberapa menit sudah lewat dari pukul setengah delapan malam. Saya masih di kantor, meski tulisan sudah saya selesaikan. Perut pun sudah terisi penuh.

What a worse day!
Kenapa H-2 menjelang Ramadan saya malah jadi seperti ini? Mengawali hari dengan kesalahpahaman, lalu mengisi hari dengan perpisahan-- yang meskipun dikemas dalam acara makan-makan-- tapi tetap menyedihkan, lalu semua hal pun menjadi tidak beraturan hari ini. Mulai dari ban motor yang tiba-tiba bocor saat diparkir di kantor-- padahal sebelumnya baik-baik saja--, sampai handphone xl saya yang meluncur dengan sukses dari meja sampai kaca penutup LCD-nya terlempar.

Saya ingin Ramadan saya indah. Saya ingin.
May I miss him during my Ramadan, ya Allah?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar