"Jika aku hanya memiliki sisa waktu semalam, aku ingin menghabiskannya denganmu...."
(Evelyn Johnson said to Capt. Rafe McCawley, "Pearl Harbor")
Mungkin terdengar berlebihan, tapi entah kenapa semalam saya sampai hampir meneteskan airmata (lagi) ketika melihat adegan perpisahan tokoh Rafe dan Eve di film berdurasi panjang yang sudah berulangkali saya tonton itu. Semalam, kebetulan film itu diputar lagi di salah satu stasiun televisi. Bukan hanya karena dua pemeran tokoh itu -- Ben Affleck dan Kate Beckinsale-- adalah dua produk industri film Hollywood yang sudah malang-melintang di berbagai produksi film yang membuat adegan itu bisa membuat saya hampir menangis, tapi dialog panjang di antara kedua tokoh itu.
Well, siang ini saya juga hampir menangis lagi. Entah kenapa. Antara sedih dan bahagia. Bahagia yang berselimut sedih, sedih yang berselimut bahagia. Entah apa lah namanya....
Dia memberi saya ruang waktu untuk rindu....
Hanya itu.
Karena tak mampu (dan tak mungkin) saya melawan ketidakberdayaan untuk mencuri waktu untuk berlari menghambur ke arahnya....
Saat ini juga.
"I do miss u", he said.
And it makes my heart melted today, eventhough I've heard it thousand times. For God's sake!
(Evelyn Johnson said to Capt. Rafe McCawley, "Pearl Harbor")
Mungkin terdengar berlebihan, tapi entah kenapa semalam saya sampai hampir meneteskan airmata (lagi) ketika melihat adegan perpisahan tokoh Rafe dan Eve di film berdurasi panjang yang sudah berulangkali saya tonton itu. Semalam, kebetulan film itu diputar lagi di salah satu stasiun televisi. Bukan hanya karena dua pemeran tokoh itu -- Ben Affleck dan Kate Beckinsale-- adalah dua produk industri film Hollywood yang sudah malang-melintang di berbagai produksi film yang membuat adegan itu bisa membuat saya hampir menangis, tapi dialog panjang di antara kedua tokoh itu.
Well, siang ini saya juga hampir menangis lagi. Entah kenapa. Antara sedih dan bahagia. Bahagia yang berselimut sedih, sedih yang berselimut bahagia. Entah apa lah namanya....
Dia memberi saya ruang waktu untuk rindu....
Hanya itu.
Karena tak mampu (dan tak mungkin) saya melawan ketidakberdayaan untuk mencuri waktu untuk berlari menghambur ke arahnya....
Saat ini juga.
"I do miss u", he said.
And it makes my heart melted today, eventhough I've heard it thousand times. For God's sake!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar