Di luar masih sangat panas, padahal sudah lewat dari jam 14.00. Masih di kantor, menunggu matahari agak redup sebelum having a short tour bersama supra kesayangan ke my hometown. Mudik di kala Ramadhan selalu terasa lebih indah buat saya.
Ramadhan memang selalu indah. Meskipun terkadang saya tidak sadar telah melewatkannya sebelum benar-benar bisa berbuat kebaikan lebih banyak.
Ramadhan tahun ini pun indah. Berbagai berkah diberikan untuk saya oleh-Nya, dan saya rasa saya harus sangat mensyukurinya. Keputusan superkilat yang saya buat ternyata (InsyaAllah) tidak salah. Saya memperoleh banyak hal baru yang menyenangkan, suasana kerja yang baru, atasan baru, teman-teman baru, dan semuanya (so far) membuat saya nyaman.
Ramadhan tahun ini juga tidak seburuk Ramadhan tahun lalu yang mengkondisikan saya jauh dari seseorang. Ramadhan kali ini juga indah bagi kami.
Entah apa yang sebenarnya saya rasa. Padahal, Tuhan kembali mengirimkan seseorang yang lain untuk "menggoda" saya dan membuka hati saya. Tapi, saya tidak bisa. Eventhough, seseorang yang baik hati itu datang dengan dua box es krim yang jauh-jauh ia antarkan untuk saya malam itu, tapi saya masih samasekali tidak merasakan apa-apa di hati saya. Apalagi, beberapa jam setelah lelaki dengan dua box es krim itu datang, saya menghabiskan waktu di ujung malam dengan suara seseorang yang lain di ujung udara. And, I can't lie to myself, kalau saya masihtak bisa berkata tidak kepada dia.
Dia selalu memupuki rindu kami.
And I really wanna spend the rest of my life with him....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar