ternyata saya masih bisa sakit hati
olehnya.
setetes airmata ini buktinya
rasa sesak petang ini buktinya
seharusnya saya tidak
tetapi saya sudah.
ketika saya ingin memeluk hatinya
dia memang ada
seperti petang ini
tetapi kadang tak secukup yang ia kira
kadang saya merasa menjadi debu yang harus ia sembunyikan
di saku bajunya
bukan rasa yang ia simpan
di hatinya
kadang saya merasa tertampar beratus kali
saat dia sedikit bercerita
tentang bagian-bagian nyata hidupnya
saya tak boleh sakit hati
tak seharusnya
tapi terkadang saya tak mampu
seperti petang ini....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar